Detak Media — Manchester – Pelatih baru Manchester City, Enzo Maresca, dihadapkan pada satu tugas krusial sebelum memulai musim 2026/2027: menentukan kapten tim. Kepergian Bernardo Silva yang bergabung dengan Real Madrid setelah kontraknya habis membuat City kehilangan kapten mereka untuk dua musim berturut-turut, menyusul kepergian Kevin De Bruyne sebelumnya.
Penunjukan Maresca sebagai suksesor Pep Guardiola menandai dimulainya era baru bagi The Citizens. Di bawah kepemimpinan Guardiola, pemilihan kapten tim selalu ditentukan melalui pemungutan suara oleh para pemain. Musim lalu, Bernardo Silva memegang ban kapten dengan Ruben Dias, Erling Haaland, dan Rodri sebagai wakilnya.
Dengan potensi kepergian Rodri, Dias dan Haaland kini menjadi kandidat terkuat untuk memimpin tim. Namun, menurut laporan The Athletic, Maresca belum mengambil keputusan final mengenai kapten baru City. Pelatih asal Italia ini diduga akan menunggu kejelasan mengenai saga transfer Rodri ke Barcelona sebelum menetapkan pilihan.
Setelah urusan transfer Rodri selesai, Maresca baru akan fokus menentukan pengganti Bernardo Silva. Setidaknya, Maresca perlu menunjuk dua pemain sebagai kapten dan wakil kapten, serta dua pemain senior lainnya untuk melengkapi kuartet pemimpin tim. Terdapat indikasi kuat bahwa pemain Inggris berpotensi masuk dalam kandidat, seiring keinginan Maresca untuk memiliki figur pemimpin lokal dalam skuadnya.
Dalam dua pertandingan awal pramusim, dua pemain berbeda telah dipercaya mengenakan ban kapten. Phil Foden memimpin tim saat menghadapi Inter Milan, sementara Ruben Dias yang menjadi kapten ketika City berhadapan dengan K-League All Star.
Ikuti Detak Media

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.